Kata kata ini, pertama kali saya dengar pada saat saya masih bekerja di Pekanbaru sebagai accounts officer. Memang, di kantor pertama saya bekerja ini, sering diadakan seminar serta pelatihan pengembangan kepribadian. Lumayan bagus juga… selain dapat jalan jalan tentunya
Setiap hari, pasti ada masalah ataupun tantangan yang kita hadapi. Beberapa orang memilih untuk menyerah, tapi beberapa yang lain, memilih untuk menyelesaikannya. Ada yang hanya bisa membahas permasalahan yang dihadapi, ada pula yang mencari jalan keluar atas permasalahannya.
Saat kita menghadapi masalah atau situasi sejenisnya, sebaiknya kita fokus pada jalan keluar, mencari jalan keluar. Janganlah terjebak pada pokok permasalahannya, tapi carilah jalan keluarnya.
Kadang-kadang, sikap kita justru menjadi penghambat dalam memberikan jalan keluar. Kadang orang mencoba memberi pendapat tentang jalan keluar, tapi kita dengan sok tau mengatakan pendapat orang lain tidak bisa diterima. Di saat seperti inilah, kita justru menjadi bagian dari masalah. Bukannya mencari jalan keluar, malah kita menjadi salah satu penambah permasalahannya yang ada.
Cobalah, berpikiran open-minded, berorientasi pada jalan keluar, dan jadilah bagian dari solusi. Jika kita menghadapi masalah, jika di perusahaan ada urusan yang kacau, jika di rumah tangga ada yang perlu dibereskan, jika di pergaulan ada yang perlu dibenarkan, jadilah bagian dari solusi atau jalan keluar.
Dalam menghadapi permasalahan, selalu bertanyalah pada diri sendiri “Are you part of solution… or part of the problem”. maka if you part of solution, give your idea… jangan memperburuk suasana, jangan hanya bisa mengeluhkan keadaan, jangan cuma memperdebatkan permasalahannya, tapi sebaliknya, berikan ide, carikan jalan keluar, fokus pada solusi
Peace ….
Filed under: ** Pembelajaran - Motivasi Ditandai: | Blog, Ervina, linwie, pemilkiran, solution, wordpress




saya juga pernah denger kalimat itu di film2 HBO..
tapi film apa lupa.. ;p